” Jalan Kebenaran dan Hidup”

Oktober 5, 2008

John 14: 6- Jesus said to him, ” I am the way,the truth, and the life. No one comes to the father except through me”.
Yesus dengan tegas mengatakan “tidak ada jalan lain, kebenaran lain, apabila setiap orang tidak ada di dalam Dia yang adalah Tuhan dan Juruselamat.”
Tuhan mengatakan demikian, maka Tuhan meminta suatu reaksi dari umat-Nya untuk tidak hanya mendengarkan Firman-Nya saja. Tetapi paling penting adalah kita melangkah, setuju sepakat dengan apa yang Tuhan katakan.
Ketika firman Tuhan disampaikan kepada kita, itu bukanlah suatu usulan, himbauan atau gagasan, karena apa yang Yesus sampaikan itu adalah hal penting yang tidak boleh diabaikan oleh manusia karena itu adalah sesuatu yang mendatangkan kehidupan di masa depan.
Yeremia 7:23- ” hanya yang berikut inilah yang kuperintahkan kepada mereka: dengarkanlah suara-Ku, maka aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia.”
inilah isi hati Tuhan bahwa Dia mau supaya kita dan orang-orang mendengar perkataan-Nya disebut berbahagia. Bangsa Israel adalah bangsa yang tegar tengkuk karena tidak mendengarkan firman Tuhan sehingga mereka dibuang ke babel. Demikian Juga dengan keadaan zaman ini, situasi tidak jauh berbeda dengan zaman dulu, karena banyak orang yang tidak mau mendengarkan firman Tuhan sehingga mereka salah melangkah dan membuat mereka hidup jauh dari Tuhan.

Orang yang mendengarkan suara Tuhan adalah orang yang mengambil keputusan lalu melangkah masuk dalam jalan yang sudah Dia berikan. Apabila Firman-Nya ” Akulah jalan, kebenaran dan hidup”
makan Dia menginginkan kita semua untuk berada dalam firman-Nya karena disitu ada jaminan hidup kekal. Tetapi kita harus mengambil keputusan bulat hari-hari ini, karena keputusan itu berarti suatu perpindahan, suatu perubahan yang drastis(revolusi) yang harus kita alami dalam hidup kita.
Apabila kita mau berubah, kita harus mengenal Yesus dan apabila kita mau mengenal Yesus kita harus membuka hati untuk menerima firman-Nya.
Firman Tuhan bukanlah sekedar tulisaaan secara hurufiah, tapi lebih dari tiu firman adalah pribadi Allah sendiri (1 Yoh 1:1)
So???
maukah kita mendengar suara-Nya? jika kita mau meresponi Dia, buatlah suatu perjanjian, kesepakatan yang baru untuk hidup di dalam firman-Nya. Pada waktu kita meresponi Dia, maka Dia akan menuntun kita dalam suatu perjalanan karena Dia adalah Jalan. Dia akan bawa kita kedalam suatu pengalaman dan kita akan mengalami pembelaan-Nya karena Dia adalah kebenaran dan di dalam perjalanan yang Dia bawa, kita akan mengalami kehidupan karena Dia adalah Kehidupan itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.